Sabtu, 28 April 2012

[inti-net] Pelesir ke Jerman, Anggota DPR Dinilai Boroskan Anggaran

 

Refl: Jangan merengut, bahwa mereka plesir, mereka ini dipilih rakyat,
jadi harus tanya kepada rakyat apakh tidak salah memilih oknom atau
partai? Mengapa percaya apa yang mereka ucapkan pada kampanye pemilu, lalu
mereka dipilih menjadi wakil. Bukankah kalau mereka bisa bertingkah laku
: "adil dihadapan putar balik dibelakang",dan "lain di bibir lain di
hati"?

Bagus juga mereka bisa keluar negeri bisa lihat banyak, dan banyak hal
bisa diperbandingkan, misalnya lalu lintas kota, bagaimana orang diluar
hidup apakah ada yang bisa dipelajari dan ditiru dari kehidupan mereka
untuk merubah kehidupan rakyat dari buruk menjadi baik dan lebih lagi.
Kalau hanya tinggal di rumah bisa seperti katak dibawah tempurung, hanya
kaok-kaok waktu sidang, intrupsi dibilang instruksi dsb. Pendeknya jauh
berjalan banyak bisa dilihat dan dipelajari untuk kebaikan diri maupun
sesama mahluk, tetapi sayang seribu sayang sudah 60 tahun lebih dilakukan
studi banding, Nusrantara dan penduduknya tidak dapat apa-apa yang
diharapkan selain korupsi meraja lela, pencemaran lingkungan
mengila-mengila, pendeknya banyak buruk dan menjadi lebih buruk lagi.

Akhirnya bagaimana para pengunjung ke Jerman mempunyai impresi, insyalloh
dalam waktu singkat ada laporan mereka di media cetak maupun elektronik.

http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/04/27/ArticleHtmls/Pelesir-ke-Jerman-Anggota-DPR-Dinilai-Boroskan-Anggaran-27042012005015.shtml?Mode=0

Pelesir ke Jerman, Anggota DPR Dinilai Boroskan Anggaran

JAKARTA ­­

Lembaga swadaya masyarakat Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran
(Fitra) mengkritik kunjungan anggota Komisi I DPR ke Berlin, Jerman, pada
Senin-Selasa pekan lalu."Itu hanya pemborosan anggaran," kata Koordinator
Investigasi dan Advokasi Fitra, Uchok Sky Khadafi, kemarin.
Data Fitra mencatat, pada masa reses April 2012, Komisi I melakukan
kunjungan kerja ke empat negara dengan anggaran perjalanan Rp 3,174
miliar. Di antaranya ke Republik Cek, Polandia, Jerman, dan Afrika
Selatan. "Kunjungan kerja itu hanya cara anggota Dewan untuk jalan-jalan
ke luar negeri dengan biaya dari negara," ujar Uchok.

Sebelumnya, Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Jerman memergoki anggota
Komisi I DPR tengah pelesir di kawasan pusat belanja termewah di Kudam,
Berlin Barat, di Kaufhaus des Westens (KaDeWe), dan di Lafayette, galeri
perbelanjaan ternama di Berlin, pada SeninRabu pekan lalu.

"Anggota PPI sempat memergoki anggota Dewan bersama istri jalanjalan ke
pusat perbelanjaan KaDeWe," kata Syafiq Hasyim, Rois Syuriah PPI NU
Jerman, kepada Tempo melalui telepon kemarin.

Presidium PPI Berlin, Wony Utami, menambahkan, di antara mereka ada yang
membeli dasi dan baju.

Ada juga yang menenteng tas belanjaan. "Tapi kami tidak tahu apa saja
isinya,"ujar Wony via telepon.

Rombongan Komisi I itu terdiri atas Tri Tamtomo dari PDI Perjuangan.
Nurhayati Ali Assegaf, Hayono Isman, dan Vena Melinda dari Partai
Demokrat. Ahmed Zaki Iskandar Zulkarnain, Muchammad Ruslan, Neil Iskandar
Daulay, Tantowi Yahya, dan Yorrys Raweyai dari Partai Golkar. Serta Luthfi
Hasan Ishaaq dari Partai Keadilan Sejahtera.

Rombongan itu menginap di hotel berbintang lima, Intercontinental Hotel.
Selain membawa istri maupun suami, mereka membawa anakanak berusia remaja.
"Cuma, kami tidak tahu anak siapa,"kata Wony.

Agenda kerja Komisi Bidang Pertahanan dan Luar Negeri itu bertemu dengan
parlemen Jerman, berkunjung ke pabrik tank Leopard, dan beramah-tamah
dengan KBRI.

Setelah itu, "Rabu (25 April) lalu, mereka ke Belanda,"ujar Wony.

Wakil Ketua Komisi Pertahanan dan Luar Negeri DPR T.B. Hasanuddin
mengatakan kebiasaan membawa keluarga ke luar negeri saat kunjungan kerja
tak perlu dipersoalkan."Yang seperti itu bukan DPR saja, pejabat
pemerintah lainnya juga melakukan hal itu," ujarnya.

RUSMAN PARAQBUEQ | RAFIKA AULIA | FEBRIYAN | ENI SAENI

--
I am using the free version of SPAMfighter.
We are a community of 7 million users fighting spam.
SPAMfighter has removed 640 of my spam emails to date.
Get the free SPAMfighter here: http://www.spamfighter.com/len

The Professional version does not have this message

__._,_.___
Recent Activity:
Gabung di milis INTI-net, kirim email ke : inti-net-subscribe@yahoogroups.com

Kunjungi situs INTI-net   
http://groups.yahoo.com/group/inti-net

Kunjungi Blog INTI-net
http://tionghoanet.blogspot.com/
http://tionghoanets.blogspot.com/

Tulisan ini direlay di beberapa Blog :
http://jakartametronews.blogspot.com/
http://jakartapost.blogspot.com
http://indonesiaupdates.blogspot.com


*Mohon tidak menyinggung perasaan, bebas tapi sopan, tidak memposting iklan*
.

__,_._,___

ads

Ditulis Oleh : Gadget News and Reviews Hari: 01.58 Kategori:

0 komentar:

Posting Komentar