Selasa, 15 Mei 2012

[inti-net] Ada Perbedaan Frekuensi Sinyal Sukhoi dengan Terminal Penerima

 

http://www.mediaindonesia.com/read/2012/05/14/319658/284/1/Ada-Perbedaan-Frekuensi-Sinyal-Sukhoi-dengan-Terminal-Penerima

Ada Perbedaan Frekuensi Sinyal Sukhoi dengan Terminal Penerima
Penulis : Donny Andhika AM
Senin, 14 Mei 2012 17:01 WIB a.. JAKARTA--MICOM: Lamanya waktu penemuan lokasi jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 ternyata dipengaruhi frekuensi pemancar sinyal lokasi atau emergency locator transmitter (ELT) di pesawat berbeda dengan frekuensi penerima (receiver) yang dimiliki Basarnas.

Menurut Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Daryatmo, ELT Sukhoi menggunakan frekuensi lama sehingga sinyalnya mengalami gangguan saat diterima satelit. SSJ 100, kata Daryatmo, menggunakan frekuensi 121.5, 203 MHz. Sedangkan, gelombang receiver atau penerima berada di frekuensi 121.5, 406 MHz.

"ELT frekuensi 121.5 dan 203 (MHz) tidak memancarkan sinyal," kata Daryatmo, saat jumpa pers di bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (14/5).

Namun, ia tidak mengetahui dengan pasti bagaimana kondisi ELT tersebut. Apakah ELT memang mengalami kerusakan atau tidak.

Pada saat itu, Basarnas tidak dapat langsung menangkap sinyal yang semestinya dikeluarkan alat tersebut seperti biasanya, pada saat terjadi kondisi luar biasa seperti jatuh atau tabrakan. Basarnas sendiri sempat mempertanyakan sinyal ELT yang tidak terdeteksi itu.

Sebelumnya, juru bicara Basarnas Gagah Prakoso mengungkapkan seharusnya setiap pesawat komersial seperti Sukhoi memancarkan ELT jika terjadi kecelakaan.

"Sukhoi tidak memancarkan sinyal, mengapa di era teknologi serbacepat dan canggih seperti ini?" ungkap Gagah di Bandara Halim Perdanakusuma, Kamis (9/5) lalu.

Bahkan, Gagah sempat mengungkapkan dua satelit di Singapura dan Australia sebagai back up untuk mendeteksi sinyal pesawat jatuh tidak berhasil mendeteksi sinyal SSJ 100 tersebut.

Sementara itu Ketua Sub-Komite Penelitian Kecelakaan Transportasi Udara KNKT, Masruri, mengatakan pihaknya belum mau memastikan perbedaan frekuensi sinyal tersebut. Pasalnya, KNKT belum memeriksa secara langsung. "ELT yang ditanyakan itu saya belum lihat, jadi saya belum bisa komentar," kata Masruri, saat ditemui. (OX/OL-10)

[Non-text portions of this message have been removed]

__._,_.___
Recent Activity:
Gabung di milis INTI-net, kirim email ke : inti-net-subscribe@yahoogroups.com

Kunjungi situs INTI-net   
http://groups.yahoo.com/group/inti-net

Kunjungi Blog INTI-net
http://tionghoanet.blogspot.com/
http://tionghoanets.blogspot.com/

Tulisan ini direlay di beberapa Blog :
http://jakartametronews.blogspot.com/
http://jakartapost.blogspot.com
http://indonesiaupdates.blogspot.com

*Mohon tidak menyinggung perasaan, bebas tapi sopan, tidak memposting iklan*

http://adv.justbeenpaid.com/?r=kQSQqbUGUh&p=jsstripler5
.

__,_._,___

ads

Ditulis Oleh : Gadget News and Reviews Hari: 12.19 Kategori:

0 komentar:

Posting Komentar