http://www.suarapembaruan.com/home/pemuda-katholik-bantu-pengamanan-mtq-nasional/20051
Pemuda Katholik Bantu Pengamanan MTQ Nasional
Kamis, 10 Mei 2012 | 15:10
[AMBON] Komisariat Daerah Pemuda Katholik Maluku telah menyiapkan relawan untuk ikut membantu mengamankan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke XXIV tingkat nasional di Ambon pada 8-19 Juni 2012.
"Kami siap mengamankan kegiatan nasional umat Islam itu sebagai cerminan budaya hidup orang basudara (saudara) yang merupakan warisan leluhur dan harus dilestarikan," kata Ketua Komda Pemuda Katholik Maluku Agus Ufie, Kamis.
Pengamanan kegiatan nasional umat Islam itu merupakan tanggung jawab moril Pemuda Katholik sebagai bagian dari pilar generasi muda bangsa Indonesia yang menghargai Bhinneka Tuggal Ika.
"Peninggalan para leluhur yang menghargai kebersamaan dalam rangka menjaga kedamaian di Maluku itu harus dilestarikan dan diwujudnyatakan generasi muda sebagai aset budaya bangsa Indonesia," ujar Agus.
Komda Pemuda Katholik Maluku menyiapkan ratusan orang relawan yang nantinya bersama-sama dengan Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AM GPM) maupun Remaja Masjid di Kota Ambon mendukung pengamanan dan ketertiban selama pelaksanaan MTQ nasional.
"Kepedulian sosial ini ditumbuhkembangkan dalam bingkai budaya 'pela dan gandong' termasuk saat pelaksanaan pawai takbiran maupun Shalat Ied," kata Agus.
Komda Pemuda Katholik Maluku juga siap melaksanakan bakti sosial di kompleks Masjid Raya Alfatah Ambon setelah pembangunannya rampung pada pekan terakhir Mei 2012.
"Menjaga kebersihan Kota Ambon menjadi program Komda Pemuda Katholik Maluku dalam mendukung Pemkot merealisasikan salah satu dari lima misi utama kepemimpinan 2011-2016 yakni 'Ambon Bersih di Siang Hari dan Terang di Malam Hari'," kata Agus Ufie.
Sementara itu, Ketua Harian Panitia Daerah MTQ ke XXIV tingkat nasional Rahman Soumena berharap dukungan doa dari warga Maluku agar penyelenggaraan kegiatan tersebut berlangsung aman, lancar dan sukses.
"Yang penting juga dukungan doa agar tidak hujan karena pada 8-19 Juni 2012 itu merupakan tenggat waktu musim hujan," ujarnya.
MTQ merupakan kegiatan umat Islam, namun dukungan doa dari pemeluk agama Kristen Protestan, Kristen Katholik, Hindu dan Buddha akan dilafalkan dengan harapan tidak terjadi hujan saat MTQ, terutama pembukaan yang dijadwalkan dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono," ujar Rahman.
Disinggung persiapan fasilitas pendukung, dia menjelaskan saat ini dalam tahapan penyelesaian akhir (finishing) karena pengerjaannya saat ini mencapai sekitar 95 persen.
Diperkirakan pada 15 Mei 2012 gedung "Islamic Center" dan tribun Lapangan Merdeka telah rampung, sedangkan Masjid Raya Alfatah dijadwalkan 23 Mei karena ada bagian bangunan masih dalam perjalanan karena didatangkan dari Pulau Jawa.
"Lima persen itu merupakan tahapan 'finishing' sehingga secara umum infrastruktur pendukung MTQ rampung akhir Mei 2012," kata Rahman Soumena.
MTQ ke XXIV tingkat nasional memperlombakan enam cabang yakni Tilawatil Quran, Hifzil Quran, Fahmil Quran, Syarhil Quran, Khattil Quran dan menulis kandungan Al Quran.
Untuk cabang Tilawatil Quran dibagi enam golongan mata lomba, yakni Tartil Quran anak-anak, remaja, dewasa, cacat netra dan golongan sabba.
Cabang Hifzil Quran terdiri atas lima jenis lomba, masing-masing satu juz dan Tilawah, lima juz dan Tilawah, 10 juz, 20 juz dan 30 juz. [Ant/L-9]
Berita Terkait
a.. Pemda Lebih Toleran Bangun Tempat Hiburan Malam Dibandingkan Tempat Ibadah
b.. Kerukunan Hidup Beragama di NTT Patut Dicontoh
c.. Forum Lintas Agama Sesalkan Sikap Polisi yang Biarkan Gereja Dirusak
d.. SKB Tiga Menteri Dievaluasi
e.. SBY: Tindak Tegas Pelaku dan Penggerak Kerusuhan Banten dan Temanggung
[Non-text portions of this message have been removed]
Kunjungi situs INTI-net
http://groups.yahoo.com/group/inti-net
Kunjungi Blog INTI-net
http://tionghoanet.blogspot.com/
http://tionghoanets.blogspot.com/
Tulisan ini direlay di beberapa Blog :
http://jakartametronews.blogspot.com/
http://jakartapost.blogspot.com
http://indonesiaupdates.blogspot.com
*Mohon tidak menyinggung perasaan, bebas tapi sopan, tidak memposting iklan*

0 komentar:
Posting Komentar